Lontong Balap di Jombang Ini Ramai Pembeli, Lento Khasnya Jadi Favorit

Minggu, 24 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Frengky menunjukkan lontong balap jualannya yang digemari warga. Lapaknya, berada di depan GOR jalan Gus Dur, Desa Candimulyo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang.

Frengky menunjukkan lontong balap jualannya yang digemari warga. Lapaknya, berada di depan GOR jalan Gus Dur, Desa Candimulyo, Kecamatan/ Kabupaten Jombang.

HaloJombang.com – Aroma kuah gurih bercampur bawang goreng terasa kuat masuk hidung saat melintas di depan Gelanggang Olah Raga (GOR) Jombang, tepatnya di Jalan KH Abdurrahman Wahid atau Jalan Gus Dur, Desa Candimulyo.

Di lokasi itulah Frengky Lento setia menjajakan lontong balap yang sudah ia tekuni selama lebih dari dua dekade.

Pria berusia 48 tahun itu mulai berjualan lontong balap sejak tahun 2002. Dengan gerobak sederhana, ia melayani pembeli yang datang silih berganti, begitu lapaknya mulai dibuka.

Frengky mengaku awalnya berjualan secara keliling. Kemudian ia memutuskan menetap di depan GOR Jombang agar lebih mudah dicari pelanggan.

“Dulu jualannya keliling. Tapi lama-lama capek, akhirnya mangkal di sini supaya pelanggan gampang kalau mau cari,” katanya, Kamis (21/5/2026).

Keputusan itu ternyata membawa berkah tersendiri. Lapaknya kini dikenal banyak warga Jombang, bahkan tidak sedikit warga yang sudah berlangganan sejak bertahun-tahun lalu.

Setiap hari, Frengky mulai membuka jualannya sekitar pukul 09.30 WIB. Namun belum memasuki sore, dagangannya biasanya sudah ludes terjual.

Dalam sehari, ia mengaku bisa menjual hingga 170 porsi lontong balap lengkap dengan sate kerang dan lento khas buatannya.

Seporsi lontong balap yang dijual Frengky, berisi potongan lontong, tahu, lento, kecambah segar, dan kuah gurih khas yang menjadi favorit pelanggan.

Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Satu porsi lontong balap dibanderol Rp10 ribu. Sedangkan tambahan sate kerang dijual Rp10 ribu per porsi.

“Kalau ditotal dengan sate kerang, pendapatan kotor per hari bisa sekitar Rp2,3 juta sampai Rp2,5 juta,” ungkap Frengky.

Salah satu pelanggan setianya, Jova, warga Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang mengaku sudah lama menjadi langganan lontong balap jualan Frengky.

Menurutnya, lento buatan Frengky memiliki cita rasa berbeda dibanding tempat lain sehingga membuat pelanggan terus kembali datang.

“Kalau ingin makan lontong balap ya ke sini. Lebih suka di sini. Rasanya khas, bumbunya terasa, kuahnya pas. Apalagi lento-nya ini favorit saya,” ujarnya.

Lontong Balap Frengky di depan GOR Jombang kini menjadi salah satu kuliner yang cukup dikenal warga. Selain rasanya yang khas, harganya yang ramah di kantong juga membuat lapak sederhana itu tak pernah sepi pembeli. (*)

Penulis : Adi

Editor : Arief Anas

Berita Terkait

Segar dan Mengenyangkan, Es Jenang Campur Dawet Mancilan Kini Punya 7 Cabang di Jombang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 08:40

Lontong Balap di Jombang Ini Ramai Pembeli, Lento Khasnya Jadi Favorit

Minggu, 19 April 2026 - 18:08

Segar dan Mengenyangkan, Es Jenang Campur Dawet Mancilan Kini Punya 7 Cabang di Jombang

Berita Terbaru