HaloJombang.com – Suara benturan keras memecah suasana siang menjelang sore di Jalan Raya Dusun Jaten, Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Rabu (20/5/2026). Dua truk yang melaju dari arah berlawanan terlibat tabrakan adu depan,
Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan mengakibatkan dua sopir mengalami luka-luka.
Seorang warga di lokasi, Alim mengaku, sempat melihat truk Hino bernopol L-8845-UJ melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan cukup tinggi. Truk tersebut dikemudikan Budy (51), warga Surabaya.
Di saat bersamaan, dari arah utara melaju truk Mitsubishi bernopol AG-8529-PE yang dikemudikan Fauzi (48), warga Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Menurut saksi, kedua kendaraan sama-sama melaju cukup kencang. Sesampainya di lokasi kejadian, truk Hino disebut mendadak oleng ke kanan hingga masuk jalur berlawanan. Dalam hitungan detik, tabrakan keras pun tak terhindarkan.
“Tiba-tiba truk Hino mengarah ke kanan lalu langsung bertabrakan dengan truk dari arah depan,” katanya.
Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan ringsek cukup parah. Kaca depan pecah berserakan di jalan, sementara bodi truk ringsek parah hingga kedua kendaraan saling menancap.
Kondisi paling parah dialami sopir truk Hino yang sempat terjepit di dalam kabin kabibat kecelakaan tersebut.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berusaha memberikan pertolongan sambil menunggu petugas datang. Tidak lama kemudian, tim BPBD Jombang diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban.
Setelah berhasil dievakuasi, kedua sopir segera dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Polisi telah mengamankan kedua kendaraan guna kepentingan penyelidikan.
“Dua pengemudi mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Jombang,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dua truk di Jatipelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang tersebut. (*)
Editor : Arief Anas













Komentar