Biawak Besar “Riyayan” ke Rumah Warga Mojotrisno Jombang, Evakuasinya Bikin Deg-degan

Petugas saat mengamankan biawak yang masuk rumah warga Perum Griyo Trisno Asri, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Selasa (24/3/2026) sore.

HaloJombang.com – Seekor biawak rupanya ikutan riyayan atau silaturahmi dalam suasana Lebaran Idul Fitri. Bedanya, tamu satu ini langsung bikin panik satu rumah di Perum Griyo Trisno Asri, Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Selasa (24/3/2026) sore.

Reptil sepanjang kurang lebih 1,5 meter itu muncul dari selokan, lalu dengan percaya diri masuk ke dalam rumah warga.

Penghuni rumah, Hadi, jelas tidak menyangka bakal kedatangan “tamu” binatang dengan lidah menjulur itu.

“Biawak muncul dari selokan, kemudian masuk ke dalam rumah. Karena tidak berani mengevakuasi sendiri, saya melaporkan ke Damkar,” ujar Hadi.

Petugas Damkar Pos Mojoagung yang datang ke lokasi langsung bergerak. Tapi seperti cerita klasik, menangkap biawak bukan perkara tinggal angkat lalu selesai. Hewan itu memilih kabur dan bersembunyi di sela sempit antara rumah dan gudang, tempat yang bikin proses evakuasi makin menantang.

Dengan strategi yang lebih mirip adegan dokumenter satwa liar, petugas mencoba menjerat tubuh biawak dengan tali, lalu mengamankan bagian kepala agar tidak melukai siapa pun. Biawak sempat meronta cukup sengit. Maklum, ukuran tubuhnya tidak bisa dibilang kecil.

“Biawak kami tangkap saat bersembunyi di sela-sela rumah dan gudang. Ada kesulitan, sempat meronta karena tubuhnya besar,” kata Deni Santoso, anggota Pos Damkar Mojoagung.

Sekitar 30 menit “adu taktik”, biawak tersebut akhirnya berhasil dijinakkan. Dengan panjang 1,5 meter dan berat sekitar 8 kilogram, hewan tersebut kemudian diamankan ke Pos Damkar Mojoagung untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Diduga, biawak tersebut masuk ke permukiman warga karena sedang mencari mangsa, entah itu ayam atau hewan peliharaan lain milik warga, atau apa pun yang dianggapnya makanan gratis.

Petugas Damkar juga mengimbau, kalau bertemu hewan liar yang berpotensi berbahaya, jangan sok berani. Lebih baik segera hubungi Damkar. Karena urusan seperti ini, biar yang profesional saja yang membereskannya. (*)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *