Tabrakan dengan Motor Satria di Janti Jombang, Pesepeda Pancal Meninggal

Sepda motor dan sepeda pancal diamankan petugas ke kantor Satlantas Polres Jombang.

HaloJombang.com – Satu unit sepeda motor dengan sepeda pancal atau sepeda pancal, bertemu dalam satu momen yang tidak pernah diinginkan siapa pun, yaitu tabrakan, Kamis malam, (9/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB

Insiden tersebut, berujung satu korban meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat. Korban meninggal diketahui bernama Mochamad Umar (58), warga Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Berdasarkan keterangan kepolisian, Umar saat itu mengendarai sepeda pancal dari arah selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, ia berbelok ke kanan, hendak menyeberang ke arah utara. Namun nahas, saat menyeberang korban diduga kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah timur.

Di waktu yang bersamaan, melaju sepeda motor Suzuki Satria yang dikendarai Muhammad Yusuf Maulana Aziz (27), warga Desa Plosogeneng, Kecamatan/Kabupaten Jombang, dari arah timur menuju barat. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras antara keduanya pun tidak dapat dihindari.

Umar pun mengalami luka serius dalam insiden tersebut. Ia sempat mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Jombang, namun akhirnya nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka patah pada pergelangan tangan kiri dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolsek Jogoroto, Mohammad Djulan, menyampaikan kecelakaan terjadi diduga akibat kurangnya kehati-hatian pengguna jalan, khususnya saat menyeberang dan melawan arus.

“Pengguna jalan diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak melawan arus, karena sangat berisiko menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Sementara Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, mengingatkan pentingnya kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari dengan kondisi penerangan terbatas.

“Peristiwa ini kami tangani untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Ipda Siswanto. (*)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *