Penjaga Toko Madura di Mojoagung Jombang Mengaku Dipalak OTK

Rabu, 20 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar rekaman video kejadian yang menimpa penjaga Toko Madura di wilayah Mojoagung Jombang yang mengaku dipalak OTK.

Tangkapan layar rekaman video kejadian yang menimpa penjaga Toko Madura di wilayah Mojoagung Jombang yang mengaku dipalak OTK.

HaloJombang.com – Aksi dugaan pemalakan terhadap penjaga Toko Madura terjadi di wilayah Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Modus pelaku dengan mendatangi toko dan menuding telah melakukan pelanggaran karena menjual BBM atau bensin eceran.

Salah seorang penjaga toko berinisial S mengaku didatangi dua pria pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dua pria itu, katanya, salah satunya mengenakan jaket warna hijau, sementara satu lainnya memakai hoodie yang ada penutup kepala dan masih mengenakan helm.

“Saya nggak kenal mereka. Anak saya sempat merekam kejadian itu secara sembunyi-sembunyi karena takut,” ujarnya.

S mengatakan, kalau dirinya dianggap melakukan pelanggaran karena menjual bahan bakar minyak (BBM) secara eceran di toko yang dijaganya. Kemudian, kedua pria itu kemudian meminta uang sebesar Rp1 juta agar hal itu tidak dia lanjutkan ke proses hukum.

“Memintanya dengan membentak,” lanjutnya.

Namun S mengatakan kepada mereka jika tidak memiliki uang sebanyak itu. Saat itu, dirinya hanya memiliki uang tunai Rp200 ribu.

“Saya bilang cuma punya Rp200 ribu,” katanya.

Hanya saja, kedua pria tersebut disebut tidak mau menerima nominal tersebut. S juga mengaku sudah menjelaskan, dirinya hanya bekerja sebagai penjaga toko, bukan pemilik toko.

Ia bahkan sempat menawarkan untuk menghubungi pemilik toko agar persoalan itu dibicarakan langsung. Namun permintaan tersebut ditolak oleh pria yang datang kepadanya.

“Saya bilang kalau memang minta uang sebanyak itu, saya telepon dulu pemilik toko. Tapi mereka tidak mau,” ungkapnya.

Tawar-menawar pun terjadi dan berlangsung cukup lama, S akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp500 ribu kepada kedua pria tersebut.

“Daripada ramai terus, akhirnya saya kasih Rp500 ribu,” tuturnya.

S menyebut kejadian serupa diduga tidak hanya dialami dirinya saja. Ia mengaku beberapa penjaga Toko Madura lain di wilayah Mojoagung juga pernah mengalami hal yang sama.

Karena itu, dirinya berharap aparat kepolisian segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan pemalakan tersebut agar para pedagang merasa aman saat berjualan.

“Saya berharap polisi bisa menindaklanjuti supaya kami merasa aman dan nyaman dalam berniaga,” pungkasnya. (*)

Link Video: https://www.facebook.com/reel/2370285583492835

Penulis : Arief Anas

Berita Terkait

Operasi Katarak Gratis di RSUD Ploso Jombang, 80 Pasien Kembali Bisa Melihat
Avanza Dikendarai Pelajar Tabrak Dua Motor dan Tiang di Candimulyo Jombang
Warga Mancar Jombang Keluhkan Sungai Berbau Limbah Tahu Bertahun-tahun
Jelang Idul Adha, Ruko Perlengkapan Haji dan Umroh di Dukuhmojo Jombang Terbakar Hebat
Tabrak Truk Gandeng di Balongbendo Sidoarjo, Pemuda Asal Jombang Meninggal
Isu Jual Sapi Bumdes Jadi Rasan-rasan Warga, Kades Mancilan Jombang Buka Suara
Penjual Toko Madura di Mojoagung Jombang Mengaku Dipalak OTK, Polisi: Pelaku Dalam Lidik
Dua Truk Adu Depan di Jatipelem Jombang, Sopir Sempat Terjepit di Kabin
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10

Operasi Katarak Gratis di RSUD Ploso Jombang, 80 Pasien Kembali Bisa Melihat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:17

Avanza Dikendarai Pelajar Tabrak Dua Motor dan Tiang di Candimulyo Jombang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:03

Warga Mancar Jombang Keluhkan Sungai Berbau Limbah Tahu Bertahun-tahun

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:31

Jelang Idul Adha, Ruko Perlengkapan Haji dan Umroh di Dukuhmojo Jombang Terbakar Hebat

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:16

Tabrak Truk Gandeng di Balongbendo Sidoarjo, Pemuda Asal Jombang Meninggal

Berita Terbaru