Takjil Gratis DPD APPSI Jombang di Pasar Gudo Diserbu Warga

Situasi kegiatan berbagi takjil yang digelar DPD APPSI Jombang, Minggu sore (8/3/2026) .

HaloJombang.com – Minggu sore (8/3/2026) di kawasan Pasar Gudo, Kabupaten Jombang, suasananya sedikit berbeda dari biasanya. Jika biasanya orang lewat atau masuk ke pasar, sore itu, sekitar pukul 16.00 WIB, ratusan warga justru berkerumun di sebuah lapak di pinggir jalan penghubung Gudo Jombang dengan Kunjang Kediri.

Bukan karena ada diskon besar-besaran atau pedagang yang banting harga. Kerumunan itu ternyata sedang mengantre takjil gratis.

Kegiatan berbagi takjil tersebut digelar DPD APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia) Kabupaten Jombang. Ratusan bungkus takjil disiapkan untuk warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Menariknya, tak butuh waktu lama untuk menghabiskan semuanya. Dalam waktu kurang dari setengah jam, seluruh paket takjil langsung ludes dibagikan. Antusiasme warga terlihat jelas, antrean mengular, sebagian pengendara bahkan rela berhenti sejenak demi mendapatkan penganan berbuka puasa.

Ketua DPD APPSI Jombang, Abdul Ghopar mengatakan, kegiatan ini merupakan aksi sosial lembaga yang beranggotakan para pedagang pasar di bulan Ramadan.

“Ini salah satu bentuk ibadah dan kepedulian para pedagang pasar kepada masyarakat secara luas. Alhamdulillah kegiatan berbagi takjil ini berjalan lancar dan masyarakat sangat antusias,” ujarnya.

Sementara dana kegiatan tersebut, kata Ghopar, berasal dari para pedagang yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya. Tidak ada sponsor besar atau bantuan khusus, semuanya murni hasil patungan para pedagang pasar.

“Biayanya dari teman-teman pedagang yang memiliki rezeki lebih, lalu kita kumpulkan. Intinya untuk menjaga keguyuban, kerukunan, dan kekompakan para pedagang,” jelasnya.

Di balik suasana berbagi takjil yang hangat itu, Abdul Ghopar juga menyampaikan satu kenyataan yang cukup sering dikeluhkan para pedagang pasar, yakni kondisi pasar tradisional yang belakangan terasa semakin sepi.

Menurutnya, jumlah pembeli saat ini tidak seramai beberapa tahun lalu. Banyak pedagang mengaku dagangannya tidak seramai dulu.

“Keluhan teman-teman pedagang saat ini pasar sedang sepi, tidak seperti dulu yang sangat ramai. Ini menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Karena itu, lewat kegiatan sederhana seperti berbagi takjil ini, DPD APPSI Jombang berharap pasar tradisional bisa kembali terasa hidup. Setidaknya, warga diingatkan lagi bahwa pasar bukan sekadar tempat transaksi, tapi juga ruang kebersamaan dan rasa guyub. (*)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *